Petirtaan Jolotundo, Jejak Sejarah dan Pesona Wisata Budaya Mojokerto

MOJOKERTO, headlineindonesia.id – Kabupaten Mojokerto dikenal sebagai salah satu wilayah yang kaya akan peninggalan sejarah Nusantara. Dari sekian banyak destinasi wisata bersejarah, Petirtaan Jolotundo menjadi salah satu ikon yang hingga kini masih terjaga dan ramai dikunjungi wisatawan.

Petirtaan Jolotundo merupakan situs pemandian kuno yang terletak di lereng Gunung Penanggungan. Dibangun pada masa Kerajaan Kahuripan sekitar abad ke-10, petirtaan ini diyakini memiliki keterkaitan erat dengan Raja Airlangga. Hingga kini, aliran air di petirtaan tersebut tetap jernih dan terus mengalir tanpa henti, menambah daya tarik tersendiri bagi pengunjung.

Selain keindahan alamnya yang asri dan sejuk, Petirtaan Jolotundo juga menyimpan nilai sejarah dan budaya yang tinggi. Struktur bangunan batu andesit dengan relief dan pancuran air mencerminkan kemajuan arsitektur dan sistem tata air pada masa kerajaan Hindu-Buddha di Nusantara.

Tidak hanya menjadi tujuan wisata, Petirtaan Jolotundo juga kerap dimanfaatkan masyarakat untuk kegiatan adat dan ritual tertentu. Hal ini menunjukkan bahwa situs tersebut masih memiliki nilai spiritual dan kultural yang hidup di tengah masyarakat hingga saat ini.

Dengan keberadaan Petirtaan Jolotundo serta berbagai situs bersejarah lainnya, Mojokerto dinilai layak menyandang predikat sebagai kota sejarah.

Potensi ini dapat dikembangkan lebih optimal melalui pelestarian situs, peningkatan fasilitas wisata, serta promosi yang berkelanjutan.
Diharapkan, keindahan alam dan kekayaan sejarah yang dimiliki Mojokerto dapat terus dijaga dan dilestarikan, sehingga tidak hanya menjadi kebanggaan daerah, tetapi juga warisan berharga bagi generasi mendatang.
(Red)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *