Pemkab Sidoarjo Perkuat Digitalisasi, Dorong Transaksi Non Tunai Lebih Cepat dan Aman


‎Sidoarjo, headlineindonesia.id


‎Pemerintah Kabupaten Sidoarjo terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD). Melalui Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD), berbagai inovasi terus dilakukan guna mendorong transaksi keuangan yang lebih transparan dan efisien.

‎Komitmen tersebut dibuktikan dengan capaian gemilang pada tahun 2025, di mana TP2DD Sidoarjo berhasil meraih peringkat III terbaik wilayah Jawa-Bali serta mencatatkan capaian ETPD sebesar 99,5 persen tertinggi di Jawa Timur.

‎Memasuki tahun 2026, Pemkab Sidoarjo bersiap mengimplementasikan QRIS Tap sebagai metode pembayaran non-tunai yang lebih praktis dan aman. Inovasi ini memungkinkan masyarakat melakukan transaksi cukup dengan menempelkan ponsel ke mesin pembaca, tanpa perlu memindai kode QR.

Bupati Sidoarjo, H. Subandi, menegaskan bahwa digitalisasi merupakan langkah strategis untuk meningkatkan transparansi dan mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Ia juga mendorong penerapan transaksi non-tunai di berbagai sektor, termasuk pasar dan layanan kesehatan.

‎Sementara itu, Sekda Sidoarjo Fenny Apridawati menyampaikan bahwa penguatan digitalisasi akan terus didorong melalui pemanfaatan QRIS Tap di seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Dukungan infrastruktur digital dan perbankan yang kuat dinilai menjadi kunci keberhasilan transformasi ini.

‎Dengan berbagai capaian dan inovasi tersebut, Pemkab Sidoarjo optimistis mampu mewujudkan tata kelola keuangan daerah yang modern, transparan, dan berdaya saing tinggi.

(Wyna)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *