Dapur SPPG MBG Sidoklumpuk Diduga Cemari Lingkungan, Warga Keluhkan Bau Menyengat

SIDOARJO, 25 April 2026 — Headlineindonesia.id

Warga di kawasan padat penduduk Sidoklumpuk, Sidoarjo, mengeluhkan dugaan pencemaran lingkungan yang berasal dari aktivitas dapur SPPG MBG setempat. Limbah sisa makanan, sabun, minyak, dan bahan sejenis dilaporkan mengalir langsung ke selokan tanpa pengelolaan yang memadai, menimbulkan bau menyengat yang mengganggu kehidupan sehari-hari.

Temuan warga menunjukkan adanya genangan limbah organik dan cair di saluran air lingkungan. Kondisi ini diperparah dengan lokasi dapur yang berada di tengah permukiman padat, sehingga dampak pencemaran dirasakan secara langsung oleh masyarakat sekitar. Bau tidak sedap bahkan disebut semakin tajam saat cuaca panas dan ketika aliran air tersumbat.
“Selama ini warga sudah tertib menjaga kebersihan lingkungan dan selokan, apalagi daerah sini rawan banjir kalau hujan deras. Tapi sejak ada dapur itu, kondisi berubah. Air selokan jadi kotor dan bau,” ujar salah satu warga yang enggan disebutkan namanya.
Warga juga menyoroti dugaan tidak diterapkannya standar pengelolaan limbah sesuai prosedur Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL).

Padahal, sebagai fasilitas yang berkaitan dengan produksi makanan bergizi, dapur SPPG MBG seharusnya menerapkan sistem pengelolaan limbah yang ketat demi menjaga kesehatan lingkungan.
Ironisnya, program yang bertujuan menyediakan makanan bergizi justru dinilai menimbulkan efek sebaliknya bagi masyarakat sekitar. Limbah yang tidak terkelola dengan baik berpotensi menjadi sumber penyakit, mencemari air, serta memperburuk kualitas hidup warga.

Warga mendesak pihak pengelola dapur untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh dan mengambil langkah konkret. Pengecekan sistem pembuangan limbah, perbaikan instalasi IPAL, serta pengawasan rutin dianggap sebagai langkah mendesak yang tidak bisa ditunda.

“Jangan sampai program yang niatnya baik malah merugikan masyarakat. Harus ada tanggung jawab dari pengelola,” tegas warga lainnya.

Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari pihak pengelola dapur SPPG MBG terkait keluhan tersebut. Warga berharap pemerintah daerah dan instansi terkait segera turun tangan untuk memastikan standar lingkungan dipatuhi dan pencemaran tidak terus berlanjut.(Gus)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *