Sidoarjo – Headlineindonesia.id
Ambruknya bangunan musholla Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny di Tanggulangin, Sidoarjo, meninggalkan duka mendalam bagi masyarakat. Ketua Umum Persatuan Arek Sidoarjo (PAS), Didik Purwanto, menyampaikan rasa belasungkawa atas jatuhnya korban jiwa dalam musibah tersebut.
“Ambruknya Ponpes Al Khoziny merupakan duka kita bersama. Saya atas nama pribadi dan keluarga besar PAS menyampaikan turut berduka cita dan belasungkawa atas jatuhnya korban,” ungkap Didik saat ditemui di Basecamp PAS, Jl. Ahmad Yani No. 43 C Kabupaten Sidoarjo, Selasa (30/9/2025).
Didik menegaskan bahwa peristiwa ini harus menjadi bahan introspeksi bersama, khususnya bagi warga Sidoarjo, untuk terus berbenah dalam berbagai aspek. Ia juga mengajak semua pihak menyingkirkan perbedaan demi membantu para korban dan keluarganya.
“Hendaknya dengan adanya peristiwa tersebut kita bisa berbenah. Hari ini kita berkabung, hendaknya sisihkan semua perbedaan. Para pimpinan Pemda Sidoarjo sebaiknya saling sinsingkan lengan baju untuk membantu korban musibah ini,” tegasnya.
Selain itu, Didik juga menilai bahwa saat ini bukanlah waktu yang tepat untuk memperkeruh suasana dengan mengangkat isu pelanggaran pembangunan ponpes ke ruang publik. Menurutnya, yang paling penting saat ini adalah memberikan dukungan moril dan materiil kepada keluarga korban agar tabah menghadapi musibah.
“Banyaknya pemberitaan yang justru mengarah kepada pelanggaran pembangunan Ponpes Al Khoziny bukan hal yang elok untuk diangkat ke permukaan, karena ini saatnya kita berkabung dan memberi support kepada keluarga korban,” pungkasnya.(Red)












Leave a Reply