Sidoarjo, headlineindonesia.id
15 September 2025 – Kepala Sekolah SMPN 6 Sidoarjo, Suharsono, S.Pd., M.Pd., membantah adanya praktik pungutan liar (pungli) di lingkungan sekolah yang beralamat di Jl. Rangkah Lor No. 1, Bluru Kidul, Sidoarjo.
Isu dugaan pungli mencuat setelah salah satu wali murid berinisial ZA menyampaikan adanya penarikan dana sebesar Rp600.000 (enam ratus ribu rupiah) kepada setiap siswa. Dana tersebut disebut-sebut diperuntukkan bagi pembangunan lapangan sekolah yang diinisiasi oleh komite sekolah.

Menanggapi kabar tersebut, Suharsono memberikan klarifikasi saat dikonfirmasi pada Senin (15/9/2025). Ia membenarkan bahwa memang ada penggalangan dana dari wali murid untuk pembangunan Dome yang akan difungsikan sebagai lapangan serbaguna di area sekolah, dengan estimasi biaya mencapai Rp500.000.000 (lima ratus juta rupiah).
Namun, ia menegaskan bahwa kontribusi dari orang tua siswa bersifat sukarela dan tidak ada unsur paksaan.
”Ini murni sumbangan sukarela dari wali murid, bukan pungutan wajib, dan bersifat seikhlasnya. Kami bersama komite sekolah sudah menyampaikan hal ini dalam rapat. Jika ada persepsi berbeda di masyarakat, kemungkinan besar hanya karena miskomunikasi,” jelas Suharsono.

Ia juga menyampaikan bahwa pembangunan Dome ini merupakan upaya bersama dalam meningkatkan fasilitas dan kenyamanan siswa selama beraktivitas di sekolah.
Suharsono berharap agar informasi yang beredar dapat diluruskan dan mengimbau masyarakat, khususnya para orang tua, untuk bertanya langsung kepada pihak sekolah atau komite apabila ada hal-hal yang belum jelas. (tn/mid)












Leave a Reply