Tanggulangin – HeadlineIndonesia.id
Suara dentuman musik modern berpadu dengan sorak sorai warga Desa Gangangpanjang, Kecamatan Tanggulangin, Minggu (1/9). Jalan desa yang biasanya lengang berubah riuh oleh karnaval peringatan HUT ke-80 Republik Indonesia.
Sejak pagi, warga sudah berjejer di sepanjang rute. Anak-anak berlari riang, sementara orang tua memilih duduk di teras rumah untuk berteduh sambil menunggu arak-arakan lewat. “Kalau karnaval begini, suasananya jadi meriah sekali. Semua warga kumpul,” tutur salah seorang warga yang ikut menonton bersama keluarganya.
Sorotan utama karnaval tahun ini adalah sound system “horeg” yang mengguncang desa. Irama musiknya memikat generasi muda, membuat beberapa dari mereka ikut berjoget di tepi jalan. Tak hanya itu, peserta karnaval juga tampil dengan beragam kostum unik dan atraksi kreatif yang mengundang tawa penonton.

Kepala Desa Gangangpanjang, Muhammad Adenan, merasa bangga atas keberhasilan acara. Ia menegaskan bahwa peringatan kemerdekaan bukan sekadar hiburan, tetapi juga kesempatan untuk mempererat persaudaraan. “Ini momentum bersama. Kita ingin semangat kemerdekaan tetap hidup lintas generasi,” ujarnya.
Ia menambahkan, generasi muda perlu mengisi kemerdekaan dengan hal-hal positif. “Cinta tanah air harus kita jaga. Dengan semangat nasionalisme, kita bisa meneruskan perjuangan para pendahulu,” katanya.

Kemeriahan semakin terasa saat panitia membagikan doorprize yang telah di sediakan Sorakan dan tepuk tangan menggema setiap kali nomor undian diumumkan, menambah semarak
Karnaval pun ditutup dengan suasana hangat: warga saling bertegur sapa, anak-anak masih bercanda, dan musik yang perlahan mereda meninggalkan kesan tak terlupakan bagi masyarakat Desa Gangangpanjang(mid/dung)
—
Telah dibagi melalui https://www.ascendik.com/#diary












Leave a Reply