KEADILAN JANGAN DIKEBIRI! LSM TRINUSA & GAJAHMADA NUSANTARA DESAK WASSIDIK POLDA JATIM PERIKSA KAPOLSEK PURWOSARI DAN PENYIDIK”

PASURUAN –headlineindonesia.id

Kesabaran publik telah mencapai batas. Lambannya penanganan kasus pembacokan terhadap Firman Maulidia di wilayah Purwosari kini bukan lagi sekadar keluhan, melainkan telah menjadi indikasi serius buruknya kinerja penegakan hukum di tingkat bawah.

Atas dasar tersebut, LSM TRINUSA bersama LSM Gajahmada Nusantara secara resmi melaporkan pengaduan masyarakat (DUMAS) ke WASSIDIK Polda Jawa Timur. Langkah ini merupakan bentuk perlawanan terhadap dugaan pembiaran hukum yang mencederai rasa keadilan masyarakat.

NEGARA TIDAK BOLEH KALAH OLEH PELAKU KEJAHATAN
Korban dalam kasus ini telah mengalami cacat permanen, namun hingga saat ini pelaku belum juga diamankan. Kondisi ini memunculkan pertanyaan keras:
Apakah aparat penegak hukum masih berpihak pada keadilan, atau justru membiarkan ketidakpastian terus berlarut?

“Ini bukan lagi soal lambat. Ini soal keseriusan dan tanggung jawab. Jangan sampai hukum terlihat tumpul ke bawah dan tajam ke atas. Kami menilai ada kegagalan dalam penanganan perkara ini,” tegas Akhmad Roziq / Erik ketua DPC LSM TRINUSA.PASURUAN RAYA.

DESAK WASSIDIK & PENGAWASAN INTERNAL TURUN TANGAN
LSM TRINUSA dan Gajahmada Nusantara secara tegas mendesak:

WASSIDIK Polda Jawa Timur segera melakukan audit dan pengawasan langsung terhadap penanganan perkara.

Kapolsek Purwosari beserta penyidik yang menangani kasus ini segera dipanggil dan diperiksa.

Dilakukan evaluasi menyeluruh terhadap proses penyelidikan dan penyidikan yang dinilai tidak berjalan optimal.

“Kami tidak ingin ada kesan pembiaran. Jika memang ada kelalaian atau ketidakprofesionalan, harus ada tindakan tegas. Jangan sampai kepercayaan publik benar-benar runtuh,” ujar perwakilan LSM Gajahmada Nusantara.

JANGAN MAIN-MAIN DENGAN KEADILAN
LSM menegaskan bahwa kasus ini akan terus dikawal hingga tuntas. Mereka juga membuka kemungkinan untuk membawa persoalan ini ke tingkat yang lebih tinggi apabila tidak ada langkah konkret dalam waktu dekat.

“Kami ingatkan, ini menyangkut nyawa dan masa depan korban. Jangan biarkan hukum dipermainkan. Jika aparat tidak mampu memberikan kepastian hukum, maka publik berhak mempertanyakan integritasnya,” tegasnya.

PUBLIK MENUNGGU BUKTI, BUKAN JANJI
Dengan dilaporkannya kasus ini ke tingkat Polda Jawa Timur, seluruh mata kini tertuju pada langkah aparat penegak hukum. Masyarakat tidak lagi membutuhkan janji, melainkan tindakan nyata.

LSM TRINUSA dan Gajahmada Nusantara menegaskan komitmennya untuk terus mengawal kasus ini sebagai bagian dari perjuangan menegakkan keadilan.
“Tangkap pelaku, tegakkan hukum, dan buktikan bahwa negara tidak kalah oleh kejahatan.”

Jurnalis.Nurhasan

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *