SURABAYA, headlineindonesia.id – Dugaan praktik penimbunan bahan bakar minyak (BBM) jenis Bio Solar bersubsidi kembali mencuat. Kali ini, perusahaan PT Grha Anugrah Sinergy (PT Gas) menjadi sorotan tim investigasi dan Abah Edy Macan selaku Direktur Radar CNN. Perusahaan tersebut diduga dimiliki oleh seorang perempuan berinisial M dan beralamat di Jalan 105 Mastrip, Karangpilang, Surabaya.
Tim investigasi Radar CNN beserta Abah Edy Macan melakukan pemantauan intensif terhadap aktivitas armada tangki berwarna biru-putih milik perusahaan tersebut. Berdasarkan hasil pantauan sementara, armada itu diketahui aktif beroperasi di sejumlah jalur distribusi, mulai dari wilayah Surabaya hingga Lumajang.
Aktivitas yang berlangsung secara terus-menerus ini menimbulkan dugaan adanya praktik penyalahgunaan hingga penimbunan BBM bersubsidi, khususnya Bio Solar, yang seharusnya diperuntukkan bagi masyarakat dan sektor tertentu yang berhak.
Abah Edy Macan menegaskan akan terus melakukan pemantauan dan pengawasan terhadap kegiatan operasional perusahaan tersebut guna mengungkap fakta yang sebenarnya di lapangan.
“Kami akan terus memantau secara ketat aktivitas armada biru-putih milik PT Grha Anugrah Sinergy. Dugaan pelanggaran ini tidak bisa dibiarkan dan harus ditindaklanjuti secara serius,” tegas Abah Edy Macan selaku Direktur Radar CNN.
Selain itu, Abah Edy Macan juga mendesak Aparat Penegak Hukum (APH) untuk segera melakukan pendalaman dan penyelidikan atas dugaan tersebut. Mengingat, kasus serupa sebelumnya telah banyak diberitakan dan berpotensi melanggar ketentuan dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi (Migas).
Apabila terbukti terjadi pelanggaran, pihak-pihak yang terlibat dapat dikenakan sanksi tegas sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Abah Edy Macan menegaskan komitmennya untuk terus mengawal isu ini hingga tuntas sebagai bentuk kontrol sosial terhadap dugaan penyimpangan distribusi BBM bersubsidi di Indonesia.(tim investigasi Jatim)












Leave a Reply