Skandal Solar Subsidi di Lamongan: Modus “Jatah Nelayan”, Diduga Dialihkan ke Pasar Gelap

Lamongan, headlineindonesia.id — Dugaan penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis Bio Solar kembali mencuat di wilayah pesisir Desa Doto, Kecamatan Paciran, Kabupaten Lamongan. Praktik ini diduga menggunakan modus kebutuhan nelayan untuk memperoleh BBM dalam jumlah besar, lalu dialihkan ke pihak lain secara ilegal.

Berdasarkan hasil investigasi lapangan, aktivitas mencurigakan terpantau di salah satu SPBU di wilayah Kemantren. Sejumlah kendaraan pick up seperti Isuzu Traga dan Mitsubishi L300 terlihat mengangkut puluhan drum kosong berkapasitas sekitar 200 liter.

Dalam waktu relatif singkat, kendaraan tersebut melakukan pengisian solar dalam jumlah besar yang diduga melebihi kebutuhan nelayan tradisional.

Salah satu sopir mengaku BBM tersebut diperuntukkan bagi operasional nelayan. Namun, saat ditelusuri, kendaraan tidak menuju area dermaga, melainkan masuk ke lokasi tertutup di Desa Doto.

Di lokasi tersebut, terpantau aktivitas bongkar muat BBM ke dalam drum yang diduga untuk ditimbun atau didistribusikan kembali.

Tak lama kemudian, sebuah truk colt diesel bernomor polisi S 9625 UF keluar dari lokasi. Sopir berinisial D mengaku hendak mengirim solar ke wilayah Panceng, namun tidak dapat menunjukkan dokumen resmi terkait pengangkutan BBM bersubsidi.

Seorang pria berinisial H yang berada di lokasi mengklaim mengendalikan aktivitas tersebut, namun tidak dapat menunjukkan izin resmi penyimpanan maupun distribusi BBM.

Sementara itu, nelayan setempat mengaku membeli BBM secara langsung di SPBU dalam jumlah terbatas sesuai kebutuhan harian.

Jika terbukti, praktik ini berpotensi melanggar UU No. 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi, yang melarang penyalahgunaan pengangkutan dan/atau niaga BBM bersubsidi, dengan ancaman pidana penjara dan denda.

Hingga berita ini diturunkan, pihak SPBU, pemilik gudang, dan instansi terkait belum memberikan keterangan resmi.(tim investigasi Jatim)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *