Pemkab Sidoarjo Optimalkan E-Purchasing untuk Perkuat Transparansi Pengadaan

Sidoarjo, headlineindonesia.id
Pemerintah Kabupaten Sidoarjo berkomitmen memperkuat transparansi pengadaan barang dan jasa melalui optimalisasi metode e-purchasing. Langkah ini ditempuh guna mempercepat pembangunan daerah sekaligus menekan risiko penyimpangan dalam proses lelang.

Komitmen tersebut ditegaskan Bupati Sidoarjo H. Subandi dalam High Level Meeting (HLM) kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah di Pendopo Delta Wibawa, Senin (23/2/2026). Kegiatan itu turut dihadiri Deputi Bidang Transformasi Pengadaan Digital LKPP Patria Susantosa serta jajaran kepala OPD se-Kabupaten Sidoarjo.

Bupati Subandi menekankan, sesuai Peraturan Presiden Nomor 46 Tahun 2025, metode e-purchasing wajib diprioritaskan sebelum menggunakan metode pengadaan lainnya. Ia menyebut e-purchasing sebagai instrumen utama untuk mempercepat pembangunan dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Sementara itu, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Sidoarjo Bahrul Amig memaparkan, hingga saat ini terdapat 114 paket tender konstruksi senilai Rp315,5 miliar dan 638 paket pengadaan langsung senilai Rp138,6 miliar, adapun melalui e-purchasing telah terealisasi 6.848 paket dengan total nilai Rp665,9 miliar.

Amig juga menyoroti bahwa mayoritas pekerjaan konstruksi masih menggunakan metode tender konvensional dan pengadaan langsung, padahal sistem E-Katalog versi 6 dari LKPP telah memfasilitasi jasa konstruksi. Ia berharap optimalisasi e-purchasing dapat meningkatkan akuntabilitas serta meminimalkan potensi persoalan hukum di masa mendatang.

(Wyna)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *