Sidoarjo — Grand Opening Pasar Buduran berlangsung sukses, meriah, dan penuh semangat kebersamaan. Kegiatan ini menjadi momentum kebangkitan pasar tradisional yang diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan sekaligus meningkatkan kesejahteraan para pedagang serta masyarakat sekitar.16 /02/2026
Sejak pagi hari,pukul 07.00 hingga selesai suasana sudah terlihat semarak melalui kegiatan senam bersama warga Buduran yang diikuti dengan antusias oleh masyarakat, pedagang, dan tamu undangan. Aktivitas ini menjadi simbol kebersamaan antara pemerintah, organisasi pedagang, dan masyarakat dalam menghidupkan kembali aktivitas pasar tradisional sebagai pusat ekonomi rakyat.
Acara ini Dihadiri berbagai unsur penting, di antaranya Kabid DISPERINDAG Kabupaten Sidoarjo Setya Handoko beserta jajaran, Ketua DPD IKAPPI Sidoarjo Titik Purwanti, Ketua Dewan Kesenian Sidoarjo Ribut Wiyoto, serta Kepala Desa Buduran Moh. Arifin.
Kehadiran para pemangku kepentingan ini menunjukkan sinergi kuat antara pemerintah daerah, organisasi pedagang, dan elemen masyarakat dalam mengembangkan pasar tradisional yang lebih maju, tertata, dan berdaya saing.
Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan kirap budaya yang melibatkan DPD IKAPPI Sidoarjo, DISPERINDAG Kabupaten Sidoarjo, pemerintah desa, serta komunitas seni. Kirap semakin semarak dengan iringan gendhing-gendhing tradisional yang dibawakan oleh kelompok karawitan Suara Nusantara Jayandaru LARASWIYATA Kabupaten Sidoarjo, menambah nuansa budaya yang kental dalam peresmian pasar tersebut.

Pembukaan Resmi juga dimeriahkan dengan penampilan Tari Banjar Kemuning yang didukung Sanggar Tari Maharani Sidoarjo. Pertunjukan seni budaya ini menjadi simbol pelestarian kearifan lokal sekaligus memperkuat identitas budaya dalam pengembangan pasar tradisional.
Selain itu, kegiatan diisi dengan pengenalan produk UMKM, pertunjukan seni budaya, serta hiburan musik Dari Aby Intertaiment yang menambah antusiasme masyarakat. Juga ada Tampilan Angklung Ceria Momentum ini menjadi ruang promosi bagi pelaku usaha lokal untuk memperkenalkan produk unggulan sekaligus memperkuat ekosistem ekonomi kerakyatan berbasis pasar tradisional.
Ketua DPD IKAPPI Sidoarjo, Titik Purwanti, menegaskan bahwa revitalisasi pasar tradisional merupakan langkah strategis dalam menjaga keberlangsungan ekonomi rakyat. Menurutnya, kolaborasi antara DPD IKAPPI Sidoarjo dan DISPERINDAG Kabupaten Sidoarjo menjadi kunci dalam menciptakan pasar yang lebih hidup, modern, namun tetap mempertahankan nilai budaya.
“DPD IKAPPI Sidoarjo akan terus berjalan seiring sejalan bersama DISPERINDAG Kabupaten Sidoarjo dalam menghidupkan pasar tradisional, khususnya Pasar Buduran, sebagai upaya nyata meningkatkan ekonomi kerakyatan,” ujarnya.

Dukungan juga datang dari Dewan Kesenian Sidoarjo sebagai bagian dari upaya pemajuan kebudayaan, khususnya dalam bidang pengetahuan tradisional melalui pengembangan pasar tradisional berbasis budaya. DPD IKAPPI Sidoarjo sendiri mengusung konsep bahwa pasar tidak hanya berfungsi sebagai sarana jual beli, tetapi juga sebagai ruang sosial dan budaya untuk nguri-uri tradisi serta memperkuat identitas lokal.
Sementara itu, Kabid DISPERINDAG Kabupaten Sidoarjo, Setya Handoko, menyampaikan apresiasi atas sinergi seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam terselenggaranya kegiatan ini. Ia berharap Pasar Buduran dapat menjadi pusat aktivitas ekonomi sekaligus ruang interaksi sosial yang membawa manfaat luas bagi masyarakat.
Dengan terlaksananya grand opening ini, Pasar Buduran diharapkan menjadi simbol kebangkitan pasar tradisional yang modern namun tetap mempertahankan nilai budaya lokal. Tingginya antusiasme masyarakat menjadi bukti bahwa pasar tradisional masih memiliki tempat istimewa di hati masyarakat dan tetap menjadi penggerak utama ekonomi kerakyatan.
(Wyna)












Leave a Reply