Pasuruan, headlineindonesia.id | 4 Februari 2026 – Sebuah konflik terjadi antara kelompok nelayan Dusun Kisik Desa Kalirejo Kecamatan Kraton dengan nelayan Kelompok Ngemplakrejo Kota Pasuruan di perairan Katingan sekitar pukul 16.00 WIB hari ini. Peristiwa tersebut berawal dari cekcok mulut dan berujung pada pembakaran perahu milik nelayan Ngemplakrejo.
Kronologi kejadian menunjukkan bahwa perahu nelayan yang menggunakan jaring trawl dari Ngemplakrejo masuk terlalu ke pinggir perairan saat mencari ikan. Pada saat yang sama, terdapat kelompok nelayan yang menggunakan metode ramah lingkungan dari Dusun Kisik Desa Kalirejo, yang kemudian memicu terjadinya bentrok verbal.
Setelah cekcok mulut, perahu beserta enam awak kapal (ABK) dari Ngemplakrejo dibawa ke Dusun Kisik Desa Kalirejo. Salah satu warga yang khawatir akan hal yang tidak diinginkan segera melaporkan kejadian tersebut kepada Anggota DPRD Kabupaten Pasuruan, H. Mashuda Hidayatullah, yang berdomisili di Desa Kalirejo. Beliau segera memberikan arahan agar tidak terjadi tindakan anarkis dan akan melakukan koordinasi dengan pihak Polairud untuk menyelesaikan masalah secara hukum.
Namun, sebelum koordinasi tersebut terlaksana, perahu nelayan Ngemplakrejo yang berada di Dusun Kisik akhirnya dibakar oleh sebagian warga. Pihak berwenang sedang melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait peristiwa ini, termasuk mengidentifikasi pihak-pihak yang terlibat dalam pembakaran perahu dan mencari solusi untuk mencegah terjadinya konflik serupa di masa depan. ( Red )













Leave a Reply