Sidoarjo,1–3 Desember, Headlineindonesia.id
Suasana halaman parkir Bank Jatim Sidoarjo kembali semarak dengan hadirnya para pelaku UMKM binaan yang membuka booth penjualan pada agenda rutin awal bulan. Kegiatan yang berlangsung selama Senin hingga Rabu (1–3 Desember) ini menjadi momentum strategis bagi pelaku usaha lokal untuk memperkenalkan produk sekaligus meningkatkan omset penjualan.
Seperti biasanya, setiap awal bulan kawasan Bank Jatim dipadati nasabah mulai dari pegawai, masyarakat umum, hingga para pensiunan yang datang untuk pengambilan gaji dan berbagai layanan perbankan.
Momen ini dimanfaatkan dengan baik oleh para pelaku UMKM untuk hadir lebih dekat dengan masyarakat melalui booth resmi yang dibuka mulai pukul 07.00 hingga 14.00 WIB, atau lebih cepat apabila produk telah habis terjual.

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari komitmen Bank Jatim dalam mendorong digitalisasi transaksi di kalangan UMKM. Karena itu, seluruh pedagang diwajibkan memiliki rekening Bank Jatim serta menyediakan layanan pembayaran melalui QRIS Bank Jatim sebagai bentuk dukungan terhadap transaksi non-tunai.
Deretan Booth UMKM yang Menarik Perhatian Nasabah:
Pak Tejo
Menawarkan bakpia khas serta kopi bubuk racikan lokal yang selalu menjadi incaran para pengunjung.
Bu Wina
Hadir dengan donat homemade lembut dan selalu fresh setiap pagi, menjadi favorit bagi pecinta camilan manis.

Perwakilan DPC
Menyajikan produk frozen food dan snack siap saji yang praktis bagi pekerja maupun masyarakat yang membutuhkan stok makanan cepat dan mudah diolah.
Tak hanya booth makanan dan fashion, acara ini juga dimeriahkan oleh hiburan musik dari grup Pertamina, menjadikan suasana pagi di halaman Bank Jatim semakin hidup dan penuh semangat.
Kehadiran UMKM binaan Bank Jatim ini mendapat respons positif dari para nasabah yang antusias berbelanja produk lokal sembari mengurus keperluan perbankan.
Selain menambah kenyamanan layanan, kegiatan ini turut menjadi ruang penguatan ekonomi kerakyatan di Kabupaten Sidoarjo.
Dengan konsistensi pelaksanaan setiap tanggal 1–3 awal bulan, agenda ini diharapkan terus menjadi wadah promosi efektif, membuka peluang usaha yang lebih luas, serta mendorong UMKM Sidoarjo agar semakin berkembang dan dikenal masyarakat luas.
(Wyna)













Leave a Reply