BAZNAS Sidoarjo Hadirkan Harapan Baru bagi TK DWP Kepadangan dan Grabagan.


‎Sidoarjo, headlineindonesia.id


‎Senyum haru tak dapat disembunyikan oleh para pendidik di TK DWP Desa Kepadangan dan TK DWP Desa Grabagan, Kecamatan Tulangan, Kabupaten Sidoarjo. Setelah sekian lama berjuang menghadapi kondisi atap sekolah yang kerap bocor saat hujan, akhirnya penantian mereka berbuah manis. BAZNAS Kabupaten Sidoarjo hadir memberikan bantuan perbaikan atap sebagai wujud kepedulian terhadap kenyamanan serta keselamatan proses belajar mengajar pada Jumat (28/11/2025).

‎Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Staf Distribusi BAZNAS Kabupaten Sidoarjo, M. Sofwan, di kantor BAZNAS. Dua kepala sekolah, Luluk Arifah dari TK DWP Desa Kepadangan dan Winarti dari TK DWP Desa Grabagan, hadir menerima bantuan tersebut dengan penuh rasa syukur. Meski dilakukan dengan sederhana, momen itu terasa begitu berarti bagi para pendidik yang selama ini melaksanakan tugas mulia di tengah berbagai keterbatasan.

‎Dalam kesempatan tersebut, tim media Alifcakrawala berkesempatan mendengarkan langsung cerita kedua kepala sekolah mengenai kondisi yang mereka hadapi sehari-hari. Narasi yang mereka sampaikan menggambarkan keteguhan hati para guru dalam menjaga kenyamanan belajar siswa, meski fasilitas sekolah belum memadai.

‎Luluk Arifah menuturkan bahwa setiap kali hujan turun, guru dan murid harus mengalah pada kondisi ruang kelas. Mereka memindahkan meja dan kursi kecil, atau berkumpul di sudut ruangan yang tidak terkena rembesan air. “Kadang anak-anak bertanya, ‘Bu, kok hujan masuk ke dalam kelas’ Kami hanya bisa tersenyum dan memastikan mereka tetap merasa aman. Bantuan ini adalah anugerah yang tidak ternilai bagi kami,” ujarnya dengan mata berkaca-kaca.

‎Pengalaman serupa juga dialami Winarti, Kepala TK DWP Desa Grabagan. Ia menceritakan bahwa beberapa alat peraga dan perlengkapan belajar sempat rusak akibat kebocoran. Meski demikian, para guru tetap berupaya menghadirkan suasana belajar yang ceria agar anak-anak tetap bersemangat. “Bagi anak-anak, sekolah adalah tempat mereka bermain, belajar, dan bermimpi. Dengan bantuan ini, beban kami terasa jauh lebih ringan. Kami percaya Tuhan menggerakkan berbagai pihak untuk membantu,” tuturnya.

‎BAZNAS Kabupaten Sidoarjo melalui M. Sofwan menegaskan bahwa bantuan ini merupakan bagian dari komitmen lembaga dalam mendukung dunia pendidikan, terutama pada tingkat dasar di wilayah pedesaan. Menurutnya, masih banyak sekolah kecil yang membutuhkan perhatian dalam hal perbaikan fasilitas dasar. “Kami ingin memastikan anak-anak belajar dalam lingkungan yang aman dan layak. Lingkungan yang kurang memadai kerap menurunkan semangat belajar. Karena itu, kami berupaya hadir untuk membantu,” ungkap Sofwan.

‎Lebih dari sekadar perbaikan bangunan, bantuan ini menjadi simbol kepedulian terhadap masa depan anak-anak desa yang merupakan bagian penting dari generasi penerus bangsa. Para guru berharap fasilitas yang lebih layak dapat mendorong terciptanya kegiatan belajar yang lebih kreatif, aman, dan nyaman. Para orang tua pun menyambut kabar ini dengan penuh rasa lega, karena anak-anak mereka kini dapat belajar tanpa rasa khawatir saat hujan datang.

‎Suasana haru yang mengiringi penyerahan bantuan mencerminkan betapa pentingnya perhatian terhadap pendidikan anak usia dini di tingkat desa. Di balik senyum para guru, terdapat tekad kuat untuk terus mengabdi dan memberikan yang terbaik bagi peserta didik.

‎Dengan kehadiran bantuan dari BAZNAS, harapan baru kini tumbuh di dua sekolah tersebut, harapan tentang ruang belajar yang lebih aman, lebih hangat, dan lebih memberi ruang bagi anak-anak untuk bermimpi serta berkembang. (wyna)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *