Ngawi, headlineindonesia.id,
Setelah hilang selama tiga hari, Sri Wahyuni (49), warga Desa Cantel, Kecamatan Pitu, Kabupaten Ngawi, akhirnya ditemukan dalam keadaan selamat pada Jumat (24/10) pagi. Korban ditemukan di kebun tebu milik warga, sekitar 300 meter dari kediamannya.

“Warga yang melakukan penyisiran darat melaporkan kepada tim SAR gabungan bahwa Ibu Sri Wahyuni ditemukan selamat, namun mengalami hipotermia dengan gejala tubuh kaku, bibir pucat, dan menggigil,” jelas Nanang Pujo, Koordinator Unit Siaga SAR Bojonegoro.
Setelah dievakuasi ke rumahnya, Sri Wahyuni masih dapat berkomunikasi meski tubuhnya lemas. Korban kemudian dibawa ke Puskesmas terdekat untuk pemeriksaan lebih lanjut karena suhu tubuh dan saturasi oksigennya menurun.
Sambil menunggu ambulans dan tim medis, tim SAR gabungan memberikan penanganan awal, antara lain mengganti pakaian, memberi selimut, dan menyediakan minuman hangat.
“Kemungkinan Bu Wahyuni tersesat karena kondisi gelap dan hujan setelah pamit ke sungai untuk buang hajat,” tambah Nanang.
Sebelumnya, keluarga melaporkan korban hilang karena tak kunjung pulang setelah pergi ke sungai. Tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas, Damkar, BPBD, Polsek dan Koramil Pitu, SAR Sikatan, SAR MTA, Ngawi Rescue, GMR, Gareng, REKAN, Elpeje Rescue, serta warga setempat, melakukan pencarian di sungai dan darat sejak Rabu (22/10) malam.
Dengan ditemukannya korban, operasi pencarian dihentikan dan seluruh unsur gabungan kembali ke satuan masing-masing setelah briefing. Basarnas juga menghimbau warga untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat memasuki musim hujan. (FZN)











Leave a Reply