Karnaval Kirab Budaya Oro-Oro Ombo Wetan Meriahkan HUT RI ke-80 dan Hari Jadi Kabupaten Pasuruan ke-1096

Pasuruan, headlineindonesia.id

Warga sekitar dan luar desa memadati jalan utama Desa Oro-Oro Ombo Wetan, Kecamatan Rembang, Kabupaten Pasuruan, pada Minggu (7/9/2025) untuk menyaksikan Karnaval Kirab Budaya. Acara tersebut digelar dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Republik Indonesia ke-80 sekaligus Hari Jadi Kabupaten Pasuruan ke-1096.

Karnaval diawali dengan cek sound spektakuler pada Sabtu (6/9/2025) yang menampilkan performa audio dan pencahayaan modern. Sehari setelahnya, puncak acara berlangsung dengan rute start dari TPA Wonokerto dan berakhir di Balai Desa Oro-Oro Ombo Wetan.

Sebanyak 14 kelompok peserta ikut serta dalam kirab budaya ini. Mereka menghadirkan beragam sound system, lighting show, dan hiburan yang memukau penonton. Peserta berasal dari berbagai dusun dan RT di Desa Oro-Oro Ombo Wetan, di antaranya:

Blizzard (Beran)

Alva’R (Watulunyu)

Widya (Krajan RT 01)

Prontons (Krajan RT 03)

Ngx Ngosex (Karang Panas 1)

Kuda Perkasa (Karang Panas 2)

Faskho (Rombo Leduk)

Abadi (Sumber Boto RT 01)

H-Pro (Sumber Boto RT 01)

Vanda Audio (Sumber Boto RT 01)

Black Ban (Sumber Boto RT 02)

K5 Maximal (Sumber Boto RT 03)

Riswanda Mahardika (Rokunci RT 03)

Brewog Audio (Rokunci RT 01 & 02)

Kepala Desa Oro-Oro Ombo Wetan, Amin Tohari, ST. mengapresiasi partisipasi masyarakat yang begitu antusias.

Karnaval ini menjadi wujud rasa syukur kita atas kemerdekaan Indonesia dan perjalanan panjang Kabupaten Pasuruan. Semoga kegiatan ini semakin mempererat persatuan warga dan melestarikan budaya lokal,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Karnaval menuturkan bahwa persiapan acara dilakukan jauh hari sebelumnya dengan melibatkan banyak elemen masyarakat.

Kami bersyukur seluruh rangkaian acara berjalan lancar. Antusiasme peserta luar biasa, bahkan ada yang menampilkan inovasi baru dalam dekorasi dan tata panggung. Hal ini menunjukkan semangat kebersamaan warga desa yang patut diapresiasi,” ungkapnya.

Salah satu tokoh masyarakat desa juga menyampaikan kebanggaannya.

Karnaval ini tidak hanya hiburan, tetapi juga sarana untuk mengajarkan generasi muda tentang pentingnya menjaga persatuan, gotong royong, serta menghargai budaya. Semoga tradisi ini terus berlanjut dan semakin berkembang di tahun-tahun mendatang,” tuturnya.

Dengan meriahnya Karnaval Kirab Budaya Oro-Oro Ombo Wetan, masyarakat berharap kegiatan ini dapat menjadi agenda rutin tahunan yang bukan hanya sebagai hiburan, tetapi juga memperkuat identitas dan kebanggaan desa.
(HASAN)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *