Plengsengan Avoer Desa Gelang Ambruk, Aktivis JCW Soroti Dugaan Mark Up Proyek

Sidoarjo – headlineindonesia.id | Proyek pembangunan plengsengan Avoer di RT 06 RW 01 Desa Gelang, Kecamatan Tulangan, Sidoarjo, yang bersumber dari Pokok Pikiran (Pokir) DPRD Sidoarjo, ambruk meski belum genap setahun selesai dibangun. Peristiwa ini menimbulkan keluhan warga lantaran reruntuhan material menghalangi aktivitas sehari-hari.

Kepala Desa Gelang, Dedi Dwi Nugroho, SH, membenarkan bahwa proyek tersebut sejak awal sudah sering menuai keluhan warga. “Setelah kejadian ambruk ini, aktivitas mereka semakin terganggu. Banyak yang mengeluh,” ujarnya saat ditemui, Minggu (10/8/2025).

Hasil pemantauan di lokasi dan keterangan warga menunjukkan bahwa plengsengan tersebut dibangun tanpa pondasi yang memadai. Akibatnya, bangunan sepanjang sekitar lima meter itu runtuh dan meninggalkan kerusakan parah.

Diketahui, pelaksana proyek adalah CV Wildan Saputra, yang beralamat di Puri Indah Blok Y 7, Suko, Sidoarjo. Namun, hingga kini belum ada pernyataan resmi dari pihak pelaksana terkait ambruknya bangunan tersebut.

Aktivis JCW (Java Coruption Watch) Sidoarjo, Sigit Imam Basuki, ST, menilai kejadian ini patut diduga bukan hanya masalah teknis, tetapi juga berkaitan dengan pengelolaan anggaran.
“Kasus ini memperkuat dugaan adanya penyelewengan atau mark up dalam proyek-proyek yang menggunakan uang rakyat. Aparat penegak hukum harus mengusut tuntas,” tegas Sigit.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada langkah perbaikan di lokasi. Warga berharap pemerintah daerah segera menindaklanjuti, memastikan perbaikan dilakukan, dan mengevaluasi proyek serupa agar tidak mengulangi kesalahan yang sama (red)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *